Cara Kerja P2P Lending - Blog Tangan Gatel
cara kerja p2p lending
Istilah P2P (Peer to Peer) Lending mungkin masih terdengar asing bagi kebanyakan orang. Secara garis besar cara kerja P2P lending adalah mempertemukan antara pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman di suatu wadah dalam rangka melakukan perjanjian pinjam-meminjam secara online tanpa menggunakan perantaraan jasa lembaga keuangan yang sah. Jadi P2P Lending bisa diibaratkan sebagai market place kegiatan pinjam-meminjam uang.
Mengajukan pinjaman melalui P2P Lending jauh lebih mudah ketimbang melalui lembaga resmi seperti bank dan koperasi yang membutuhkan aneka dokumen dan persyaratan yang kompleks.
Baca Juga:

Cara kerja P2P Lending Sebagai Pemberi Pinjaman atau Peminjam

Karena dalam P2P Lending terdapat dua belah pihak yang terlibat, yaitu pemberi pinjaman dan peminjam, maka cara kerja P2P lending dapat dibedakan sebagai berikut:

1. Peminjam

Bila bertindak sebagai peminjam, maka Anda bisa ajukan syarat-syarat yang dibutuhkan melalui platorm pilihan secara online. Anda hanya perlu mengunggah dokumen yang dibutuhkan seperti laporan keuangan pada waktu tertentu dan ijin usaha. Tak lupa sertakan juga tujuan melakukan pinjaman dan tentukan tenor pinjaman.
Permohonan pinjaman ini bisa saja ditolak karena beberapa faktor. Tidak usah kuatir, Anda hanya tinggal melengkapi saja bagian yang menyebabkan permohonan tersebut ditolak kemudian lakukan pengajuan ulang. Proses ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pengajuan kredit pada umumnya, hanya saja cara kerja P2P Lending lebih praktis karena dilakukan secara online.
Jika permohonan diterima, maka pengajuan pinjaman akan dimasukkan ke sebuah platform semacam market place agar semua pendana dapat melihat pengajuan yang Anda lakukan beserta informasi detailnya. Suku bunga pinjaman akan diterapkan sehingga Anda dapat mengetahui jumlah cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya hingga waktu yang telah ditentukan.

2. Pendana

Pendana akan diberi akses untuk mempelajari data serta dokumen yang diajukan calon peminjam terutama data yang relevan seperti riwayat keuangan, jenis usaha, sumber pendapatan serta domisili. Apabila memutuskan untuk melakukan pendanaan, Anda bisa langsung mengirimkan sejumlah dana sesuai pengajuannya. Peminjam kemudian akan melakukan pembayaran dengan cara mencicil dana pinjamannya setiap bulan hingga waktu yang telah disepakati.
Sebagai pendana Anda akan mendapat keuntungan berupa pokok dan bunga yang besarannya tergantung pada suku bunga pinjaman. Menjadi pendana dalam P2P Lending bisa menjadi bisnis yang menguntungkan karena minim risiko dan Anda bisa memperoleh penghasilan pasif.
Demikian cara kerja P2P lending yang perlu Anda ketahui. Bila berminat maka Anda harus memilih P2P Lending yang memiliki reputasi baik dan terdaftar di OJK karena sudah bisa dipastikan legal dan memiliki sistem kerja sesuai dengan aturan.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *