Penasaran, bagaimana cara mulai investasi logam mulia? Simak ulasannya.

Cara Investasi Logam Mulia, Aman dan Anti Ribet

Penasaran, bagaimana cara investasi logam mulia paling mudah dan aman? Simak ulasannya.
Buat kamu yang memiliki dana nganggur dan tidak terpakai dalam waktu dekat, bisa banget nih untuk mulai memikirkan investasi. Hal ini merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mengamankan keuangan dari pengaruh inflasi. Salah satu investasi yang sangat direkomendasikan adalah logam mulia, yang biasanya berbentuk emas. Dan saat ini sedang booming di Indonesia.
Baca Juga:
Bagi orang awam, berinvestasi dalam bentuk logam mulia mungkin masih sedikit aneh. Rata-rata masyarakan masih melirik emas dalam bentuk perhiasan. Selain bisa dipakai, emas perhiasan juga gampang untuk dicairkan (dijual lagi). Padahal, logam mulia juga memiliki sifat yang sama. Selain gampang menjualnya (bersifat likuid), logam mulia juga memiliki kelebihan lain. Seperti harga yang cenderung lebih stabil, serta buy back yang tetap tinggi.
Hal ini sudah dibuktikan oleh banyak orang, dalam jangka waktu minimal 5 tahun, selisih harga yang didapatkan cukup besar. Bahkan, peningkatannya terbilang cukup signifikan. So, logam mulia sangat cocok untuk dijadikan investasi dalam jangka panjang. Misalnya untuk tabungan pendidikan, membangun rumah, pergi umrah/haji, menikah, atau sekadar mengamankan uang. Berikut ini adalah sederet cara mulai investasi logam mulia bagi pemula yang aman dan anti ribet :

1. Tentukan Tujuan

Seperti yang sudah diulas di atas, investasi logam mulia bisa ditujukan untuk berbagai keperluan. Sebelum mulai berinvestasi, maka tentukan tujuan tersebut terlebih dahulu. Hal ini akan membuat kamu semakin semangat untuk menabung. Namun, disarankan untuk keperluan dalam jangka waktu yang cukup panjang, minimal 5 tahun.

2. Cek Harga Resmi 

Jangan tergesa-gesa untuk membeli logam mulia. Lebih baik cek harga beli dari sumber terpercaya terlebih dahulu. Jika harga sedang naik, maka tunda untuk sementara waktu. Namun, jika harga diperkirakan akan terus naik, maka kamu tetap boleh membelinya. Dan jangan terima, jika seller memberikan harga yang jauh berbeda.

3. Tentukan Jenis yang Akan Dibeli

Saat ini, logam mulia dalam bentuk emas batangan sudah tersedia dalam berbagai pilihan. Mulai dari pecahan 0,01 gram sampai yang kiloan. Oleh karena itu, jangan menunggu sampai kamu mampu membeli yang ukuran atau beratnya lebih besar. Lebih baik memulai dengan yang kecil-kecil dan terkumpul menjadi banyak. Daripada menunggu yang besar, tetapi tak kunjung kesampaian.

4. Beli di Tempat yang Terpercaya

Pastikan membeli logam mulia di tempat yang resmi, misalnya di Pegadaian, kantor pos, PT ANTAM, Bank Syariah, dan lain sebagainya. Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti penipuan, sertifikat tidak asli, emas tidak murni, hingga pemalsuan. Ingat, periksa kondisi emas sebelum membayar.
Nah, demikianlah sedikit ulasan mengenai cara mulai investasi logam mulia untuk pemula. Sebisa mungkin, hindari untuk membeli logam mulia dengan cara online. Selain alasan keamanan, hal ini juga rawan. Semoga bermanfaat dan bijaklah dalam berinvestasi.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *