investasi reksadana

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Sebelum Investasi Reksadana

Sudah tahu soal investasi reksadana belum? Reksa dana adalah strategi investasi yang memungkinkan Anda mengumpulkan uang Anda bersama dengan investor lain untuk membeli sekumpulan saham, obligasi, atau sekuritas lain yang mungkin sulit dibuat sendiri.

Hal tersebut sering disebut sebagai portofolio. Harga reksa dana ditentukan oleh nilai total sekuritas dalam portofolionya dan dibagi dengan jumlah saham reksa dana yang beredar. Harga ini berfluktuasi berdasarkan nilai sekuritas yang dimiliki oleh portofolio pada setiap akhir hari kerja.

Reksadana adalah seputar mengumpulkan uang dari beberapa investor dan menginvestasikannya dalam saham, obligasi, instrumen pasar uang, dan jenis sekuritas lainnya. Ingin mencoba investasi reksadana? Perhatikan beberapa hal berikut ini:

Baca Juga: Belajar Investasi Saham, Perhatikan Poin Berikut Ini

1. Kategori Reksa Dana Memiliki Tingkat Risiko yang Berbeda

Poin pertama dan penting adalah risiko setiap kategori reksa dana berbeda. Kategori reksa dana tertentu tidak dapat dikatakan memiliki risiko tinggi atau risiko rendah berdasarkan skala atau parameter yang sama.

Tentu, jika Anda berinvestasi dalam ekuitas langsung, maka sebagai perbandingannya, reksa dana ekuitas memiliki risiko yang rendah. Tetapi risiko yang terkait dengan setiap kategori reksa dana berbeda. 

Jadi, sebelum Anda berinvestasi di reksa dana apapun, periksalah riskometer dari reksa dana tersebut. Setiap skema memiliki risiko yang ditetapkan padanya dan Anda dapat melihat risiko apa yang akan Anda ambil.

2. Hasil Investasi Tidak Pernah Sama

Biasanya ketika Anda mendengar pengembalian reksa dana, itu adalah pengembalian tahunan. Hal ini dapat memberikan kesan bahwa Anda akan memperoleh keuntungan yang sama setiap tahun.

Misalkan hasil tahunan dari Skema Reksa Dana tertentu adalah 8%. Itu tidak berarti Anda akan mendapat 8% setiap tahun. Hal ini karena tingkat pengembalian reksa dana tidak linier. Misalnya, Skema Reksa Dana dapat memberi Anda pengembalian + 10% di tahun pertama, sementara itu mungkin hanya memberi -2% di tahun kedua.

Mungkin ada periode tanpa pengembalian juga. Karena itu, Anda perlu bersiap untuk melihat variabilitas ini dalam pengembalian tahunan Anda.

3. Pentingnya Alokasi Aset

Alokasi aset adalah proses membagi investasi Anda di seluruh kelas aset untuk mengurangi risiko portofolio Anda. Sebelum Anda mulai berinvestasi, putuskan berapa banyak Anda akan berinvestasi dalam berbagai kelas aset seperti ekuitas, emas, dan lainnya. Setelah itu, Anda melakukan investasi reksadana.

Selain itu, Rebalancing juga sama pentingnya dengan alokasi aset. Rebalancing berarti bahwa setiap kali kelas aset berjalan dan persentasenya dalam portofolio Anda naik, Anda membukukan keuntungan darinya dan menginvestasikan kembali uang itu ke kelas aset lain yang merupakan bagian dari portofolio Anda.

Sekali lagi, jika Anda tertarik dengan investasi reksadana, Ada baiknya Anda mencari informasi sebanyak-banyaknya terkait investasi yang ingin Anda lakukan.

Related Posts