Jangka Waktu Investasi Saham - Blog Tangan Gatel
Pilihan jangka waktu investasi saham harus diperhatikan.

Jangka Waktu Investasi Saham

Masyarakat  modern tidak asing lagi dengan istilah investasi saham. Namun tidak semua investor mengetahui jangka waktu investasi saham yang tepat agar mendapat keuntungan maksimal. Dalam dunia investasi, sabar adalah kunci utama, sebab masuk dalam investasi saham sebentar saja tidak cukup untuk menilai sebuah investasi sukses atau gagal. Penilaian investasi saham hanya dapat dilakukan setelah beberapa tahun mengikuti perkembangan pasar modal.

Setiap investasi saham membutuhkan tujuan dan jangka waktu. Hal ini penting agar investor tidak kehilangan arah di pasar modal. Investor yang hanya ingin memperoleh dividen membutuhkan minimal beberapa bulan sebelum pembagian dividen untuk memiliki saham tersebut. Tentu sebelumnya harus dilakukan analisis apakah perusahaan yang diinginkan biasa membagi dividen setiap tahun atau membuat laba ditahan. Begitu juga dengan investor yang mengincar capital gain, harus intens mengikuti perkembangan pasar agar tidak mengalami kerugian.

Tujuan investasi tentu memengaruhi jangka waktu investasi saham. Ada dua pilihan jangka waktu dalam investasi saham: pertama, jangka pendek atau menengah. Setiap lot saham dapat diperjualbelikan setiap hari. Investor dapat membeli saham A pada hari Senin, lalu menjualnya pada hari Kamis.  Jenis investasi saham seperti ini dikenal dengan sebutan trading stock, atau jual beli saham. Trading stock biasanya dilakukan oleh investor yang mengincar capital gain atau selisih beli dan jual saham yang dimilikinya.

Baca Juga:

Pengertian Saham Syariah

Pengertian Saham Konvensional

Perbedaan Saham Syariah dengan Saham Konvensional

Pengertian Sekuritas dalam Dunia Ekonomi

Kedua adalah investasi saham jangka panjang. Hanya investor tipe fundamentalis yang biasa memilih jangka waktu panjang untuk investasi saham. Yaitu investor yang menaruh kepercayaan tinggi pada perusahaan yang dibelinya, atau mendominasi kepemilikan saham di perusahaan tersebut. Karena investasi saham jangka panjang akan memberi keuntungan lebih bagi investor yang mampu menganalisis kualitas perusahaan.

Bila menginginkan hasil maksimal, berinvestasilah pada saham dengan jangka panjang. Semua butuh proses  hasil yang tinggi dari investasi  bila dinikmati dengan menahan diri dan ‘berteman’ dengan waktu dapat memberikan keuntungan terbesar saat anda berinvestasi. Kalau jangka pendek, maka fluktuasinya cenderung tidak konstan dimana naik turunnya nilai saham terlihat cepat. Sebaliknya dalam jangka panjang, riwayat membuktikan bahwa fluktuasi nilai saham meskipun mengalami kenaikan dan penurunan, namun terus bergerak naik dengan terus meningkat. Sebab itu sebaiknya bersahabatlah dengan waktu dalam dunia investasi.

Namun sebelum memilih untuk investasi saham jangka panjang, analisis terlebih dahulu perusahaan penerbit saham yang memiliki kemampuan finansial baik dan prospek masa depan yang menguntungkan. Tanpa analisis fundamental semacam ini, kerugian di masa depan bisa saja terjadi. Untuk itulah investor perlu berhati-hati.

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa investasi dapat memberikan hasil  yang jauh lebih baik daripada tabungan biasa. Hal ini bisa jadi benar. Karena usaha dalam investasi bergerak dan berpotensi memberikan keuntungan lebih daripada ketika uang dibiarkan mengendap dalam tabungan. Namun jika tidak berhati-hati, kerugian bisa juga terjadi.

Jika investasi diibaratkan seperti merawat pohon, mana yang mau di pilih? Merawat pohon  bayam bisa cepat diambil manfaatnya atau merawat pohon jati yang perlu waktu lebih lama namun dapat memberikan hasil yang berlimpah? Hidup adalah pilihan,  pilihlah  terbaik dengan jangka waktu investasi saham jangka panjang.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *