Jenis-Jenis Saham yang Perlu Diketahui Investor Pemula - Blog Tangan Gatel

Jenis-Jenis Saham yang Perlu Diketahui Investor Pemula

Banyak yang bertanya, bagaimana menjadi kaya di usia muda. Ada banyak hal yang bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan berinvestasi. Dari beragam investasi, saham bisa menjadi pilihan bagi orang yang suka tantangan dan berani mengambil resiko. Sebelum berkecimpung langsung, terutama bagi pemula, ada baiknya tahu tentang pengertian saham dan jenis-jenis saham.

Jenis-Jenis Saham yang Perlu Diketahui Investor Pemula

Pengertian Saham dan Jenis-Jenis Saham

Kata saham sudah sangat familier, namun belum semua orang paham tentang saham. Saham adalah sebuah surat berharga yang menunjukkan kepemilikan seseorang atas perusahaan atau badan usaha. Saham diperjualbelikan di pasar modal dan siapa pun bisa membeli saham, baik perorangan maupun lembaga berbadan hukum.

Baca Juga: 

Pengertian Saham sebagai Tabungan Milenial

Keuntungan dan Kerugian Investasi Saham

Cara Mulai Investasi Saham

Platform Investasi Terbaik

Saham dikeluarkan oleh perusahaan yang sudah go public. Adapun tujuan penerbitan saham oleh perusahaan adalah untuk tambahan modal sehingga bisa dilakukan pengembangan usaha. Sedangkan bagi investor, dengan membeli saham maka berhak atas laba tahunan perusahaan atau deviden. Bagi investor pemula yang tertarik bermain saham ada baiknya mengenali jenis-jenis saham mengingat saham adalah jenis investasi yang high risk high return.

Jenis-jenis saham

Jenis saham dibagi berdasarkan hak tagih atau kemampuan klain dan peralihan hak. Berdasarkan hak tagih atau kemampuan klaim, jenis saham ada dua yaitu:

a. Saham Biasa

Saham biasa atau common stock adalah jenis saham yang umum diperjualbelikan di pasar modal. Jenis saham ini merupakan saham yang diterbitkan oleh perusahaan terbuka. Saham biasa memiliki resiko tingi namun juga return yang tinggi pula. Artinya, apabila perusahaan mendapatkan untung yang tinggi, maka investor mendapatkan pengembalian atau deviden yang tinggi.

Resikonya, apabila perusahaan bangkrut atau dilkuidasi, maka pemilik saham hanya akan mendapatkan aset yang tersisa, setelah perusahaan membayar semua kewajiban atau utang kepada pihak lain. Karena high risk, maka pemegang saham harus teliti dan cermat dalam membaca perkembangan pasar modal.

Bagi pemegang saham biasa, bisa menyampaikan usulan atau mempunyai hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Namun demikian, hak suara bergantung pada proporsi saham yang dimilikinya. Selain itu, saham biasa bisa dijual atau dialihkan kepemilikannya kepada orang lain.

Baca Juga: Macam-macam Platform Investasi Saham

b. Saham Preferen

Saham biasa atau preferred stock adalah gabungan antara saham biasa dengan obligasi, karena menghasilkan pendapatan tetap. Saham preferen cenderung mempunyai tingkat keamanan lebih tinggi dibanding saham biasa. Saat perusahaan mengalami likuiditas, pemilik saham preferen mempunyai hak klaim atas aset perusahaan. Selain itu, saat pembagian deviden dilakukan lebih dulu. Namun, saat saat perusahaan dalam kondisi normal, pembagian deviden terlebih dulu diberikan pada pemegang saham biasa, baru pemegang saham preferen.

Jenis-Jenis Saham yang Perlu Diketahui Investor Pemula

Sedangkan jenis-jenis saham berdasarkan peralihan haknya adalah sebagai berikut:

a. Saham Atas Unjuk (Bearer Stocks)

Tidak ada nama pemilik pasa saham jenis ini sehingga lebih mudah dipindahtangankan. Secara huku, yang memegang saham ini, maka dialah pemiliknya dan berhak hadir dalam RUPS

b. Saham Atas Nama (Registered Stock)

Pemilik saham ini tertulis jelas namanya, sehingga untuk peralihannya harus seuai prosedur yang belaku.

Dari pemaparan pengertian saham serta jenis-jenis saham di atas, semoga bisa dijadikan pertimbangan bagi calon investor dalam mengambil keputusan berinvestasi  saham. Selamat berinvestasi.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *