Keuntungan dan Kerugian Investasi Saham - Blog Tangan Gatel
untung rugi investasi saham

Keuntungan dan Kerugian Investasi Saham

Setiap usaha berpotesi memberikan keuntungan atau kerugian kepada investornya. Namanya juga usaha, wajar jika kadang untung, kadang harus mengalami kerugian. Begitu juga dengan investasi saham. Berharap trading saham selalu meraup keuntungan adalah hal mustahil. Tapi sebaiknya, sebagai investor harus selalu teliti dan antisipatif terhadap segala kemungkinan dalam investasi. Karena dalam jual beli di pasar modal, keuntungan dan kerugian investasi saham adalah dua hal yang hampir tidak bisa dipisahkan.

Investasi saham berarti membeli saham dari perusahaan tertentu, kemudian menjualnya kembali di waktu lain. Investor berharap mendapat keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli. Inilah yang disebut sebagai capital gain. Pada kenyataannya, posisi harga saham tidak selalu mengalami kenaikan.

Ada kalanya pasar mengalami kelesuan. Tidak jarang harga saham mengalami penurunan. Di waktu lain, harga saham bisa meningkat dan terus naik. Oleh karena itu investor harus jeli melihat peluang dan menganalisis kemampuan finansial perusahaan.

Baca Juga:

Pengertian Saham sebagai Tabungan Milenial

Cara Mulai Investasi Saham

Platform Investasi Terbaik

Jenis-jenis Saham

Untuk memahami apa saja keuntungan dan kerugian dalam investasi saham, perhatikan ulasan dalam beberapa poin berikut.

Keuntungan Investasi Saham

1. Diakui sebagai pemilik perusahaan

Setiap investor yang membeli saham meskipun hanya 1 lot, berarti memiliki hak atas perusahaan penerbit saham yang dibelinya. Semakin besar nilai saham yang dibeli, semakin besar pula prosentase kepemilikan sahamnya. Jika kepemilikan saham mencapai lebih dari 50% dari total saham yang diterbitkan oleh perusahaan, maka investor tersebut dapat mendominasi kebijakan sebagai pemilik saham terbesar.

2. Mendapat dividen

Setiap tahun, perusahaan penerbit saham atau biasa disebut sebagai emiten melaporkan posisi keuangan, termasuk laba bersih atau kerugian yang diderita selama setahun terakhir. Jika laba bersih yang diperoleh tinggi, perusahaan biasa membagi keuntungannya tersebut dengan para pemegang saham. Pembagian keuntungan inilah yang disebut dividen.

3. Memperoleh capital gain

Bagi investor yang fokus pada trading, capital gain adalah tujuan utama dalam investasi saham. Investor mengincar harga saham pada posisi rendah yang berpotensi mengalami kenaikan harga dalam waktu dekat. Ketika harga saham mulai naik, investor melepas/menjual sahamnya untuk mendapat keuntungan. Selisih harga beli dengan harga jual inilah yang disebut sebagai capital gain.

Kerugian Investasi Saham



Selain berpotensi memberi keuntungan tinggi, investasi saham juga memiliki potensi kerugian. Beberapa kerugian yang perlu diantisipasi oleh para investor adalah:

1. Dividen tidak dibagi

Ada emiten yang memilih menahan laba untuk ekspansi bisnis atau tambahan modal periode keuangan berikutnya. Tentu hal ini dapat menimbulkan kerugian bagi investor yang memiliki saham di perusahaan tersebut namun telah menunggu pembagian dividen.



2. Capital loss

Ketika saham yang dibeli mengalami penurunan, maka pemegang saham dari emiten ini mengalami kerugian jika ingin menjualnya. Investor dapat menahan sambil menunggu harga kembali naik, atau tetap melepasnya agar tidak mengalami kerugian lebih banyak.

3. Suspend, delisting, dan perusahaan bangkrut atau dilikuidasi

Jika emiten melakukan pelanggaran, atau mengalami kerugian yang berpotensi merugikan banyak pihak, pasar modal berhak melakukan suspend, delisting atau dihapus dari daftar emiten pasar modal. Jika ini terjadi, pemegang saham dapat dipastikan mengalami kerugian.

Setelah memahami keuntungan dan kerugian investasi saham, apakah kamu masih tertarik menjadi investor di pasar modal?

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *