untung rugi p2p lending
Apa sih untung rugi P2P lending ini? Cari tahu informasinya di artikel berikut ini ya.
Apakah kamu sudah pernah dengar tentang P2P Lending? Ini jenis investasi yang juga sedang hits beberapa tahun belakangan seperti halnya reksadana, saham, properti, emas, dan lain-lain. Kalau udah pernah dengar tentang P2P apa kamu tahu apa sih keuntungan dan kerugian P2P Lending?
Okey sebelum kita bahas, buat kamu yang belum akrab dengan istilah ini, berikut adalah pengertian P2P Lending. Jadi P2P Lending adalah singkatan dari Peer to Peer Lending. Ini adalah salah satu platform digital penghubung antara pihak pemberi modal dengan pihak peminjam. Hingga tercipta transaksi pinjam-meminjam.
Jadi para pelaku investasi (pemilik modal) akan memberikan modalnya kepada para pelaku usaha UMKM di tanah air untuk kepentingan pengembangan usahanya. Nah keuntungan yang didapat oleh para pemodal didapatkan dari selisih bunga yang dibayarkan oleh para pelaku usaha atau penerima pinjaman.
Baca Juga:
Semua investasi tentu saja ada keuntungan dan kerugiannya. Lalu apa saja sih keuntungan dan kerugian P2P Lending ini?

Keuntungan P2P Lending

Memberikan tingkat bunga investasi di atas inflasi yang rata-rata 8% per tahun. Keuntungan returnya bahkan sampai 15% sampai 25%. Hal ini bahkan tidak bisa didapatkan ketika kamu menginvestasikan uang kamu di deposito atau investasi lain yang biasanya lebih rendah atau lebih tinggi sedikit dari tingkat inflasi.
Balik modal yang cepat. Bila kamu memilih pembiayaan usaha atau bisnis berskala kecil maka dalam waktu 1 bulan, 2 bulan, atau 3 bulan kamu sudah dapat menikmati hasilnya.
Karena menggunakan teknologi digital, maka kamu dapat dengan mudah melakukan proses pendanaan dengan cepat. Hanya diperlukan jaringan internet kemudian mengisi data-data yang diperlukan, lalu kamu bisa langsung transfer dana setelah proses tu selesai. Sangat mudah dan cepat.

Kerugian P2P Lending

Jika peminjam terlambat membayar pinjaman kamu dalam waktu yang telah ditentukan, maka kamu tidak bisa segera menikmati hasil keuntungan dari platform ini. Jika pihak peminjam tidak mengembalikan dalam jangka waktu tertentu makan pihak platform yang akan melakukan enagha pada peminjam, bukan kamu.
Lebih buruk lagi adalah peminjam gagal bayar. Tentu saja kamu akan mengalami kerugian bila sang peminjam gagal bayar. Mengapa tidak ditanggung oleh platform tersebut. Ya karena memang aturannya bahwa tindakan hukum perdata antara pihak peminjam dan pemberi dana adalah antara kedua belah pihak saja. Pihak platform hanya berfungsi menghubungkan kedua belah pihak terkait.
Penarikan dana tidak bisa sesuka hati. Tergantung dari yang telah ditentukan di awal perjanjian.
Untuk yang muslim harap berhati-hati karena sebagian berpendapat investasi ini bukan investasi yang halal karena ada bunga atas pinjaman yang diberikan.
Itulah keuntungan dan kerugian P2P Lending ini. Pastikan bahwa kamu meletakkan uangmu pada investasi yang menguntungkan namun tetap terjamin kehalalannya. Bila kamu masih ragu-ragu akan kehalalan investasi ini, sebaiknya berkonsultasi dengan tokoh agama yang kamu percaya.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *