Pengertian Tabungan Berjangka - Blog Tangan Gatel
Agar dapat memahami apa itu tabungan berjangka, berikut akan dijelaskan pengertian tabungan berjangka secara lengkap.
Artikel berikut menginformasikan tentang pengertian tabungan berjangka. Selamat membaca.
Tabungan merupakan salah satu sarana bagi seseorang untuk mempersiapkan kebutuhan pada masa mendatang. Umumnya mereka memilih lembaga keuangan tertentu untuk membantu. Tentunya mereka memiliki berbagai alasan, diantaranya yaitu adanya berbagai fasilitas layanan yang ditawarkan. Di Indonesia ada banyak jenis tabungan, diantaranya yaitu tabungan berjangka. Agar dapat memahami apa itu tabungan berjangka, berikut akan dijelaskan pengertian tabungan berjangka secara lengkap.

Apa Itu Tabungan Berjangka

Pengertian tabungan berjangka secara umum yaitu jenis tabungan yang memiliki jangka waktu tertentu dalam menabungnya. Nasabah diwajibkan untuk menyetorkan uang dengan jumlah yang tetap setiap bulannya dalam kurun waktu tertentu. Selain itu nasabah juga tidak dapat menarik uang dari rekening hingga mencapai periode yang telah disepakati sebelumnya. Jangka waktu yang ditentukan bisa mulai 12 bulan, 24 bulan, bahkan lebih, sesuai kesepakan antara nasabah dengan pihak bank.
Sebagai contoh, seorang nasabah ingin mengikuti tabungan berjangka di sebuah bank. Jumlah uang setoran/tabungan yang disepakati dengan pihak bank sebesar Rp 200.000,00 dalam rentang waktu 5 tahun. Nah, berarti nasabah tersebut dalam waktu 5 tahun kedepan wajib menyetor/menabung sebesar RP 200.00,00 setiap bulannya, dan tidak boleh mengambil/menarik uang dari rekening sebelum 5 tahun.
Tabungan berjangka biasanya dipilih seseorang untuk menyiapkan kebutuhan jangka panjang, seperti pendidikan anak, biaya membangun rumah, atau kebutuhan lain yang membutuhkan biaya banyak.

Beda Tabungan Berjangka Dengan Tabungan Biasa

Uang yang diinvestasikan dalam tabungan berjangka tidak dapat diambil sesuka hati karena ada aturan waktu pengambilan bahkan ada denda yang diterapkan apabila nasabah melanggar kesepakatan. Nasabah juga memiliki kewajiban menyetorkan uang dalam jumlah yang tetap setiap bulannya sesuai dengan kesepakatan dengan pihak bank sebelumnya. Sedangkan tabungan biasa/konvensional, uang yang sudah ditabung dapat diambil kapan saja, bahkan bank memfasilitasi dengan layanan ATM (Anjungan Tunai Mandiri) kepada nasabah, agar lebih mudah penarikan uang dari tabungan. Nasabah pun bebas ingin menyetorkan uangnya kapan saja dengan jumlah yang tidak ditentukan.
Namun, apabila dilihat dari sisi suku bunga yang didapatkan, tabungan berjangka memiliki suku bunga yang lebih banyak yaitu sebesar 3% hingga 7% per tahun. Sedangkan suku bunga pada tabungan biasa/konvensional hanya sebesar 0% hingga 2% saja.
Penjelasan mengenai pengertian tabungan berjangka tersebut, diharapkan mampu memberi pemahaman bagi Anda yang sedang berencana menyisihkan uang untuk memenuhi kebutuhan pada masa mendatang. Sebab tabungan berjangka termasuk jenis investasi dalam jangka waktu tertentu yang mudah dan tidak banyak mengandung risiko. Tabungan jenis ini juga cocok untuk Anda yang ingin mendisiplinkan diri dalam menabung.
Namun sebelum mengikuti, sebaiknya pertimbangkan secara matang. Tentukan jumlah dan jangka waktunya sesuai dengan keadaan keuangan Anda. Sehingga tepat guna dan tidak memberatkan. Selain itu pilihlah bank yang sudah ternama dan terpercaya untuk menghindari adanya penipuan. Dapat juga meminta saran dari orang-orang disekitar yang sudah memahami secara lengkap tentang pengertian tabungan berjangka.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *